Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No:
masukkan no. yang dikehendaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi -(catatan kaki lihat versi Cetak)

18. St. Pontianus (230-235)

Pontianus lahir di Roma. Ia adalah putera Kalpurnius. Terpilih sebagai paus pada 28 Agustus 230. Pada awal pontifikatnya ditandai dengan perlawanan keras terhadap skisma yang ditimbulkan oleh Hipolitus, seorang penulis terkenal pada masa Gereja Purba. Selama masa kepausannya, Gereja menderita banyak penganiayaan dari penguasa Aleksander Severus dan Maximinus Thraksianus. Kecuali itu, ia mengadakan sebuah sinode atas Origenes yang menyebarkan ajaran sesat. Beliaulah yang menetapkan agar Kitab Mazmur dinyanyikan di gereja dalam perayaan liturgy,menentukan pengucapan “Saya mengaku” (Confiteor) sebelum misa dan menganjurkan agar Confiteor didaraskan juga bila ada yang hendak meninggal. Rumusan “Tuhan sertamu” (Dominus vobiscum) secara resmi dipakai dalam Perayaan Ekaristi mesti ditelusuri pada setipa jamannya.

Paus ini kemudian dibuang ke Sardinia bersama Hipolitus dan jemaat Kristen lainnya, dihukum bekerja di tambang wilayah itu oleh Kaisar Maximinus Thraksianus (235-238). Supaya Gereja tidak mengalami kekosongan kepemimpinan, Pontianus melepaskan jabatannya sebagai paus dan diganti oleh Anterus pada 21 November 235. Di Sardinia (pulau kecil di Laut Tengah pada bagian barat Italia), Pontianus wafat sebagai martir pada 28 September 235 karena berbagai penganiayaan atas dirinya. Pada masa kepemimpinan Paus Fabianus (236-250), jasad Pontianus dipindahkan ke Roma dan dimakamkan di pemakaman Santo Kalliskstus.